HATI YANG RESAH…

Image

HATI YANG RESAH

Malam semakin larut, tapi mata ngantukku tidak bisa di pejamkan. Teringat akan lika-liku hidupku yang lalu maupun yang sekarang. Teman, tugas kuliah, nasehat-nasehat yang tak asing lagi di telingaku, dan pedasnya asmaraku, semua menyatu dalam fikiranku.

            Canda, tawa, ngumpul bareng sama teman-temanku sesaat membuat hatiku merasa senang, walaupun dalam hati terdalam ada perasaan gundah yang membelungguku. Hari-hariku terasa gundah lagi saat kesendirian menghampiriku, hanya televisi, computer, dan petikan gitarku yang menemani kesendiriranku. Gundah…. Gundah…. Gundah…. Gulana…. Mungkin kata-kata itulah yang pantas untukku, di saat aku merasakan kesenangan mengapa perasaan gundah  itu selalu menyelip diantara perasaan senangku, saat rasa senang itu mulai meredup.

            Maksud hati ingin menggapaimu tapi apa daya kata tak sampai, mungkin kata-kata itulah yang cocok bagiku. Disaat aku mencoba untuk mencintai seorang gadis, tapi apa daya dia sudah menjadi milik orang lain, di saat aku tak mampu mengungkap perasaanku padanya. Walau aku memegang prinsip untuk tetap berbahagia dalam kesendirianku. 

            Hatiku selalu kurang merasa tentram, entah mengapa aku begitu?, apakah ini yang namanya miskin hati?, atau mungkin aku selalu teringat akan masa laluku yang penuh dengan kekelaman dan dosa. Dalam kesendirian aku mencoba untuk tetap tenang, walau pada kenyataannya hatiku merasa kurang tenang. Dan aku tak tahu pada siapa hatiku berlabuh, walau prinsip kesendirian mengekangku, oh.., Tuhan tolong bebaskanlah hambamu ini dari belenggu-belenggu yang tidak pasti dan menyiksaku ini, di saat aku tak tahu apa yang harus kulakukan. Teman dan bangku kuliah kadang menjadi obat dalm kesendirianku walaupun hanya sebentar. Nada petikan gitar yang kumainkan terkadang menjadi teman curhat dan curahan hatiku. Hati kecilku berkata kapan aku bisa bahagia seperti masa kecilku dulu, dan aku berharap semoga masa-masa bahagia dapat terjadi lagi dalam hidupku. 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s